Film Horor Tidak Selalu Butuh T*TEK

Sering ngelihat film horor di Indonesia? Paling ga iklannya dech? Apa sich yang ditonjolkan dari film horor biasanya? T*T*K pemain wanitanya khan, yang seksi dan bohai.  Saya rasa cowok-cowok kalau nonton bioskop film horor ini yang dilihat bukan isi ceritanya tapi “pemandangan indah dari pemain wanitanya yang obral tubuh” plus mendapat pelukan dari pacarnya karena ketakutan pas nonton film horor.  Ayo ngaku? Bener ga?

Beda nich ama film horor satu ini

Poconggg Juga Pocong

Poconggg Juga Pocong

Harga tiketnya lumayan mahal, padahal hari biasa bukan hari libur, Rp 20 ribu, untung ditraktir teman saya, makasih Y.

Tiket nonton

Film Pocong Juga Poconggg diambil dari buku Pocong Juga Poconggg.

Buku Poconggg Juga Pocong

Isi dari film dan bukunya sich menurut saya dari awal sampai pertengahan lumayan bagus dan lucu, tapi dari pertengahan ke akhir cerita ngebosenin dan ngambang ga jelas. Bahasanya juga blak-blakkan kalau di buku, rada kasar dan kurang sopan, seperti judul postingan saya ini juga saya ambil dari kalimat yang ada di halaman 32 buku ini tanpa diedit, yang saya suka adalah kritikan untuk film dan iklan yang ada di Indonesia (sebagian besar menurut saya juga iya sama persis dengan kritikan yang ada di buku ini). Satu hal lagi yang saya suka yaitu persamaan cinta itu kentut dan cinta itu kayak angkot, bikin ngakak tapi bener juga. Di bagian awal cerita dari film menurut saya mudah ditebak dan ga lucu blas tapi saya lihat kok penonton pada ketawa ya???

Menurut saya buku dan film ini lumayan bagus dan cukup menghiburlah, setidaknya saya tidak disuguhi film tangis-tangisan, atau pukul-pukulan, plus hantu-hantu yang para pemain wanitanya pamer dada dan paha.

Cukup wajar buku Poconggg Juga Pocong jadi salah satu buku best seller, oh iya penulisnya itu seorang artis twitter, pembawa acara The Hits (kalau ga salah tulisannya begini) yang Kepo (Ketemu Poconggg), pantesan isi bukunya tengil, pas bawain acaranya juga tengil orangnya.😛

10 thoughts on “Film Horor Tidak Selalu Butuh T*TEK

  1. hohohoho…. film horor indo memang seperti itu mbak… itu knp aku paling gak suka nonton horor indo, mending horor luar ato action… wkwkwkwk…..

    wah aku belum nonton ini film.😀

  2. semoga saja para sutradara film indonesia gak cuma bisa bikin film horor murahan terus~😦
    kan masih ada film genre lainnya yg bisa dikembangin~😉

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam maka akan saya hapus. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s