Sahabat Setia Kita

Saat saya jalan sendirian di mall, tiba-tiba ketemu beberapa kenalan, dan pertanyaan yang hampir selalu sama disampaikan ke saya, “Sendirian?”

Sesungguhnya saya ga pernah sendiri lho. Dimana saya berada dan setiap saat saya ga pernah sendiri, saya selalu dengan sahabat saya yang menjadi sahabat Anda juga, malah sahabat saya ga hanya satu tapi dua, banyak yach…

Sahabat setia saya itu bernama Raqib dan Atid, mereka adalah malaikat pencatat amal baik dan amal buruk yang manusia lakukan.

Kemana saya pergi, mereka selalu bersama saya dan mencatat amalan yang saya lakukan. Mereka pencatat terhebat di dunia dan taat dengan atasan (Allah) tanpa pernah mengeluh dengan pekerjaannya yaitu mencatat, tidak ada amalan yang terlewatkan untuk tidak dicatat oleh mereka ataupun tidak pernah catatan mereka hilang.

Tidak ada satupun amal kebaikan yang tidak dicatat oleh Raqib. Maka, saya ga perlu takut kalau amal kebaikan saya ga diakui atau diberi tanggapan oleh orang lain. Begitu juga kebalikannya, saya juga ga bisa tenang-tenang saja jika saya melakukan perbuatan buruk karena ga ada orang yang tahu atau orang lihat, tapi Atid mencatat. Semua amal baik dan buruk dicatat, semua akan dapat balasan yang adil baik di dunia maupun di akhirat kelak.

Walau mereka sahabat setia saya, saya tidak perlu bersikap adil kepada mereka.

Berilah pekerjaan mencatat amal kebaikan yang banyak kepada Raqib. Biarkan Raqib sibuk terus mencatat amal kebaikan yang Anda lakukan. Begitu juga sebaliknya, biarkan Atid malaikat yang mencatat amal keburukan santai alias tidak mencatat, kalaupun mencatat biarlah mencatat amal keburukan yang benar-benar tidak disengaja.

Mari bahagiakan sahabat kita, Atid, dengan tidak perlu sibuk mencatat amal keburukan kita.🙂 .

2 thoughts on “Sahabat Setia Kita

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam maka akan saya hapus. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s