Ujian Proposal Tesis

Jogjakarta, 4 Februari 2015

Malam harinya beli snack di Essens. Mama dan ayah pada pesan beli snacknya yang layak ya, yang enak, kuenya minimal 5 jenis.

Tara ujian, dan saya “dihajar” pertanyaan yang benar-benar membuat saya blank oleh Pak Irud, penguji pertama.

Setelah sampai kos, saya tampak bodoh kenapa saya bisa jawab pertanyaannya kayak gitu, ga bisa mempertahankan laporan saya.

Mana ditengah-tengah ujian ada adik kelas pada datang ke ujian saya sebagai penonton dan kalau mau bertanya dipersilahkan. Ujian terbuka. Saya benar-benar ga siap untuk ditonton selain penguji. Dua adik kelas pada bilang, mbak Cahya kurusan ya sekarang badannya. Dan…. Bu Aan dan Bu Arini juga pada bilang seperti itu, Cahya sekarang kurusan.

Aye…kurang 10 kg lagi untuk ke berat badan normal.

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam maka akan saya hapus. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s