Rezeki Nomplok dan Pertanyaan yang Aku Sendiri Bingung Menjawabnya?

Jum’at, 9 November 2012

Jam 7 lebih ada yang sms, nanya lokasi saya berada karena berniat membeli kunir putih secara langsung, sms transaksi terjadi jam setengah 9 ketemuan, pelanggan sms lagi jam 9 ketemuan, oke. Langsung cari barang ke produsen kunir putih, dapet, cari makan, balik ke kos.

Hampir jam 10 kok belum ada sms lagi dari pelanggan, malah ada sms dari sahabat ngajak-in facial, ups maaf aku ga bisa, lagi nunggu orang yang mau beli jualan kunir putihku.

Jam 10 ada telepon dari pelanggan, langsung dech keluar dari kos naik motor ke tempat janjian ketemu, transaksi jual beli sukses. Balik ke kos, Ibu kos ngomong mbak Cahya cantik, ya khan Mas (ngomong sama suaminya) jawabku habis ketemu pelanggan Bu. Salah satu servis yang saya berikan untuk pelanggan/klien yang menggunakan jasa saya adalah produk atau jasa yang bagus, kecepatan, komunikasi yang halus dan baik, dan penampilan terbaik dari saya yang mampu saya berikan secara maksimal. Gitu aja terus jadinya cantik, jawab Ibu Kos, dalam hati hedew masak cuma di kos aja saya harus berpenampilan seperti ini, pakaian terbaik yang saya miliki dan full make-up.

Ga berapa lama ada yang ngetuk pintu kamar kos, Siapa jawabku? Sahabatku yang lain dateng, bayar hutang pulsa, asyik, hari ini lagi banyak rezeki, Alhamdulillah.

Malemnya dapet telepon dari salah satu Budeku yang tinggal di Semarang, tadi ditanyain Pak Bambang kapan lulusnya? Mikir kok Budeku kenal dengan Pak Bambang? Bambang siapa ya Bude? Bambang ini, oh… saya mikirnya Bambang Bapak Kos, soalnya Bapak Kos namanya juga Bambang. InsyaAllah secepatnya. Secepatnya itu kapan? Tahun depan.

Bude : “Kalau yang kata mamamu, acara yang segera, mama sudah tua itu kapan?”

Saya : “Acara apa ya Bude, sari lupa.” #Bener-bener ga inget blas, acara apa ya?

Bude : “Haduh, nikah.”

Saya : #Diam dan hening. (Maksud Budeku acara pernikahanku)

Tuntutan lingkungan padaku saat ini adalah lulus kuliah, cari uang yang banyak/kerja, dan menikah.

Aku hanya bisa menjawab dalam hati secepatnya, tapi tidak hanya asal dapet “laki” dan aku berharap dengan cara Taaruf, bukan pacaran. Semoga Allah membantuku, mewujudkan impianku ini sesuai dengan apa yang aku inginkan dan mendapatkan suami sesuai dengan kriteriaku. Aamiin, Ya Allah.

Iklan

6 thoughts on “Rezeki Nomplok dan Pertanyaan yang Aku Sendiri Bingung Menjawabnya?

  1. Keputusan menetapkan kapan menikah adalah keputusan penting karena idealnya hanya terjadi sekali, maka ada banyak parameter yang harus dipertimbangkan.
    Dan itu memang nggak gampang.
    Saya berdoa semoga keputusan yang diambil nantinya adalah keputusan yang baik dan benar

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam maka akan saya hapus. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s