Pindah Kos Lagi

Yogyakarta, 25 Desember 2015

Cahya pindah kos ke tempat kos milik keluarga Eross Sheila on 7. Keluarganya ramah-ramah. Pengajian bareng dengan ibunya Eross (kalau tidak salah). Rumahnya dari luar biasa banget, eh tapi saat masuk bagus banget, luas banget, untuk harga semurah 300 ribu termasuk listrik mah murah banget. Sudah gitu pake kompor dan air minum dikasih gratis, ga perlu patungan. Oya kalau saat pengajian pun kami diberi makanan semacam snack dan air mineral gelas.

Pindah kos ini juga mendadak banget, baru nyari kos tanggal 24 Desember 2015 langsung dapat yang sesuai keinginan yaitu harga harus lebih murah dibanding kos sebelumnya dan yang terpenting bisa dibayar bulanan. Alhamdulillah nemu, dapat bagus, dekat mana-mana (bank, supermarket, dan warung makan).

Kamar kosku warnanya pink, yang enak itu ketika yang punya rumah tidur disamping kamarku persis. Tahu kenapa? Dapat kena AC (air conditioner). Haha. Soalnya cuma diberi pembatas jadi atasnya kebuka, lumayan kebagian udara ac. Kamar mandinya lebih luas dari kamar tidurku, gede… banget, ada kali luasnya 3 kali kamar tidur kosku, ada wastafel, kaca, closet duduk dan semprot air. Tempat cuci makan pun berdiri jadi ga perlu jongkok.

Kebetulannya salah satu yang punya rumah (bapak kos) cerita kalau dia kerja di Jakarta. Cahya : Dimana Pak?

Bapak kos : WK.

Cahya : Oh ayah saya dulu kerjanya ngetesin karyawan yang mau masuk WK.

Bapak kos : Siapa?

Cahya : Sebut nama ayah.

Bapak kos : Saya sering dengar nama bapakmu, terkenal di Jakarta (maksudnya di WK). Orangnya k dan j (karakter ayah di lingkungan pekerjaan).

Cahya : Iya Pak.

Cuma satu kalimat, Allah Maha Baik. Kenikmatan hidup terus datang pada saya dan keluarga saya.

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam maka akan saya hapus. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s