Syukuran Wisuda Teman

Yogyakarta, 16 Maret 2013

Temanku yang namanya Ida main ke kamar kosku, malam minggu, dia anak Farmasi Profesi yaitu untuk dapat gelar Apoteker.

Ida : “Mbak Cahya, ada undangan syukuran wisudanya Nani, rame-rame, tadi khan Nani wisuda.”

Cahya : “Kapan?”

Ida : “Besok Minggu, habis Magrib.”

Cahya : “Dimana?”

Ida : “Ga tahu mbak, yang tahu Citra. Nanti rame-rame aja ke sananya.”

Cahya : “Oke.”

Yogyakarta, 17 Maret 2013

Sudah pada ngumpul di depan kos, aku numpang motornya Novi Honda Beat (ntah ya kalau jalan-jalan rame dengan teman-temanku, aku selalu kebagian menumpang, tinggal duduk. Kendaraanku itu motor Suzuki Shogun 110 CC yang warna silver, tapi aku jarang pakai itu motor kecuali kalau ke kampus atau cari makan sendiri, aku lebih sering bonceng motor teman yang Honda Vario, Honda Beat, Yamaha Mio, Honda Tiger, mobil Kia Picanto, X-trail, Honda Jazz, Toyota Yaris, dan Taruna. Mungkin, mungkin lho ya… mereka malu kalau dibonceng motor bututku atau entahlah pokoknya aku selalu ditawari barengan dengan mereka, Alhamdulillah bisa naik kendaraan bagus walaupun bukan milik sendiri, tapi aku tetap bersyukur kok masih punya motor.)

Belum sampai di lokasi ada kesalahpahaman sedikit eh tahunya kita saling tunggu-tungguan di jalan, udah sampai di depan lokasi pun ada yang kelewatan jalannya justru yang kemarin kami bilang tahu lokasinya, haha, sampai dia dikejar sama salah satu dari teman kami karena L Cost itu ada tiga di daerah tersebut, pas masuk ke parkiran, salah satu karyawannya teriak “Ga usah rebutan.”

Aku sama Novi langsung : “Idih siapa juga yang rebutan.”

Sudah sampai di parkiran, kami lihat Nani (yang punya acara syukuran wisuda), tuch yang punya acara aja di sini.

Dan kami langsung foto-foto menggunakan kamera digital dan hape (yang hapenya bagus-bagus aja yang dipakai untuk foto, hape aku sembunyikan saja).

Yang bikin kami wow, tepatnya sich aku yang wow banget, lauk makanannya itu bok, enak semua, aku pernah diundang syukuran wisuda teman biasanya makanannya kompak semua ayam dengan nasi, standar, tapi ini nyaris semua lauk yang ada di restoran pada keluar semua, macam-macam sayuran, cumi-cumi, gurame terbang, ikan kering pedas, ikan pedas, ikan sambal dabu-dabu, ayam pedas, ayam bakar, sup asparagus, dan kepiting.

Yang di meja kami curang (aku, Ida, Ima, dan Rahmi), yang lauk kepiting tidak kami oper tapi tetap ada di meja kami, namun lauk yang lain bolehlah dioper, yang lain pada bilang tukarlah dengan cumi, langsung yang di meja kami kompak idih cumi kecil gitu, Novi langsung cerita kalau dia alergi cumi, udang, dan kepiting, langsung aku bilang Alhamdulillah ga ada tambahan saingan, haha. Rahmi yang suka banget dengan kepiting, enak gini kok alergi, Novi langsung bilang daripada kamu durian kok ga suka, Rahmi langsung bergidik mungkin kebayang jijiknya buah durian. Terus aku cerita kalau di acara Fear Factor itu pernah ada tantangan makan durian, dan pesertanya pada jijik (katanya orang Amerika dan Eropa kebanyakan tidak suka buah durian), Rahmi langsung nyambung ya gimana ya aku khan ada darah luar gitu dengan nada sengak, kita langsung pasang tampang yang euy.

Pas aku makan kepitingnya alamak katos sekali itu kulit, namun dengan usaha ekstra keras menggunakan tanganku akhirnya bisa juga, kalau ada keinginan kuat pasti bisa.

Pas ngobrol dengan Ida, Ira, Indus, dan Intan menghadap sawah; Nani ngomong mbak Cahya makasih sudah mau dateng, aku langsung noleh ke belakang, aku lagi yang thank you (sudah diundang), kebetulan Nani ini dulu pernah minjem skripsiku, tapi aku rada khawatir kalau skripsi asli dipegang sama orang lain sehingga kukasih data komputer aja pakai flashdisk Nani, terus menjelang hari ujian Nani nanya salah satu dosen yang ga dia kenal ke aku, dan aku sedikit kasih dukungan, santai aja pendadaran itu ga seperti yang dibayangkan sebelumnya, habis ujian pendadaran aku tanyain gimana ujiannya? Bisa mbak, ga seperti yang dibayangkan sebelumnya, tuch khan mbak soalnya sudah pernah merasakan jadinya tahu.

Jadi berasa seperti tamu kehormatan, karena diantara teman-teman Nani yang lain saat itu cuma aku yang diucapkan terima kasih atas kehadirannya (ge-er). Oya saat Ira datang, nyalamin aku, Ira juga bilang aku cantik banget, yang lain ga dibilang seperti itu (padahal teman-teman yang lain cantik-cantik juga plus modis #kali maksudnya tumben mbak Cahya cantik, haha). Terus pas foto bertiga dengan Intan, Ida; Ima bilang mbak Cahya Chibi banget padahal di foto itu aku lagi ga pose chibi, dua tangan kebuka didagu.

Ima ada sedikit cerita, terus aku bilang Ima badanmu di sini tapi pikiranmu ke situ terus ya, ga tenang, Ima diam sejenak, terus bilang wah parah ini ada Psikolog dibaca, Rahmi langsung nyahut benernya aku mau bilang gitu cuma keduluan mbak Cahya, langsung dech kami pasang wajah euy (yang aku suka dari Rahmi ini kalau dia becanda yang jadi sumber ejekan adalah dirinya sendiri, bukan menghina orang lain untuk jadi lelucon sehingga membuat orang lain yang jadi objek tersinggung dan yang lain pada tertawa), ga lama kemudian kulihat Winda bengong agak lama, ayo Winda mikirin apa? Ima langsung nyahut hati-hati ada Psikolog nanti dibaca (Ima ini kuliah di Farmasi). Aku cuma meng-aamiin-kan yang dikatakan Ima : Psikolog.

Ah pokoknya kemarin itu salah satu hari yang menyenangkan berkumpul dengan teman-teman yang biasanya ga sempat karena kesibukan masing-masing yang berbeda. Disana umurku yang paling tua, tapi kami melebur jadi satu dengan latar pendidikan yang beda-beda, bahkan ada teman yang beda kampus juga Kartini.

2 thoughts on “Syukuran Wisuda Teman

    • Bukan masalah gratisnya mbak, tapi dengan siapa kita berkumpul🙂, saya pernah beberapa kali makan gratis tapi sangat tidak menyenangkan🙂.

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam maka akan saya hapus. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s