Giveaway Susindra

Tulisan yang saya suka dari blog Susindra adalah Kodrat Wanita yang Sulit Diingkari, karena saya wanita. Saat baca judulnya, saya langsung tertarik dan penasaran. Apa aja sich kodrat wanita? Apa yang tidak bisa diingkari sebagai wanita? dan saya sepakat dengan isi tulisannya.

Ini nich tulisannya : wanita memang makhluk istimewa. Uh, sebagai wanita saya sangat tersanjung *bukan berarti laki-laki tidak istimewa ya…*, wanita memang istimewa dengan kelembutan dan ketegasannya yang dimiliki. Di tulisan tersebut juga diberi link menuju tulisan tentang kelebihan dan kelemahan wanita, termasuk proses diciptakannya wanita.

Hasratnya mbak Susindra untuk menjadi wanita sesungguhnya sama seperti impian Tiffa, hanya saja sebagian impian Tiffa  sudah dicapai oleh mbak Susindra.

Apa saja hasratnya mbak Susindra?

1. Menikah, melahirkan anak, dan berbahagia dengan keluarganya. Ini sudah dicapai mbak Susindra yang telah memiliki 2 anak laki-laki. Destin (6.5 tahun) dan Binbin (3 tahun). Sedangkan Tiffa belum menikah dan belum melahirkan anak. As soon as possible, sekalian menjawab pertanyaan Gaphe tentang Tiffa kapan nikah? Doain ya dan ntar datang ya pas Tiffa nikah.

2. Mbak Susindra suka memasak dan tetap memaksakan diri mengerjakan pekerjaan sehari-hari karena mbak Susindra tidak suka punya asisten rumah tangga. Ini pun impian Tiffa, Tiffa semenjak kuliah pada tahun 2004 selalu mengerjakan pekerjaan sehari-hari karena tidak suka pekerjaan dikerjakan orang lain.

Mencuci baju dan menyetrika, sekalipun Tiffa belum pernah menggunakan jasa laundry. Kebanyakan teman bahkan ayah dan kakak Tiffa pun menyarankan dilaundry aja, karena dulu kakak Tiffa saat mahasiswa menggunakan jasa tukang cuci dan catering. Saya lebih suka nyuci sendiri dan membeli makanan sehari-hari yang murah dari pada harus pakai catering.

Bahkan saat menginap di rumah Bude-Bude Tiffa yang memiliki asisten rumah tangga, saya lebih memilih menyuci baju sendiri, sampai asisten rumah tangga “ketakutan” bakal dimarah Bude Tiffa. Jadilah Tiffa nyuci baju kalau Bude pada tidur, termasuk mencuci piring habis makan.

Tiffa pernah bilang ke mama, nanti kalau Tiffa berkeluarga, Tiffa tidak mau menggunakan asisten rumah tangga *takut juga kalau suami kecantol hatinya sama asisten RT*. Gubraaak.

Memasak? jujur saja saya kurang ahli dalam memasak, saya bisa buat kue dan masakan, dari segi rasa enak tapi dari segi penampilan masakan maupun kue nilainya minus. Kata mama, penampilan masakanmu sama seperti penampilanmu, BERANTAKAN. Percaya tidak, kalau ada tamu di rumah, kue buatan Tiffa ikut disajikan sama mama untuk tamu, dan tanggapan para tamu : “rasanya enak namun tampilannya tidak indah”.

Tiffa punya tiga keponakan yang sulit makan, mereka bertiga kurus banget. Jangan ditanya, di rumah sama kakak disediakan banyak makanan macam-macam agar tiga keponakan mau makan, tapi tetap saja tidak dimakan. Tapi kalau kue kering atau kue basah yang saya buat bisa ludes dalam satu hari, sampai kakak saya heran banyak makanan mahal-mahal tidak disentuh tapi kue buatan saya yang tampilannya “ga banget” bisa habis 3 toples kue kering dalam satu hari untuk seorang anak. Kalau kue basah malah cepat habis dibandingkan kue kering karena ayah sama mama ikutan ngabisin. Jadi kalau pulang ke Denpasar, pasti Tiffa disuruh masak kue sama mama biar keponakan mau makan, dan saat Tiffa di Denpasar berat badan mereka meningkat.

3. Ini kesamaan Tiffa dengan mbak Susindra, tidak suka pakai bedak dan segala macam kosmetik, walaupun rambut kami panjang. Tiffa sering banget dapat kritik dari mantan2 Tiffa (saat masih pacaran) untuk dandan minimal pakai bedak atau lipglos, kamu kayak laki2 komen para mantan, bahkan mantan yang terakhir lebih parah, Si Mantan pakai bedak dan lipglos sedangkan muka saya polos *yang cewek sapa? nepok jidat*.

4. Menjadi wanita muslimah anggun. Itu juga impian Tiffa. Tahun 2005-2008, Tiffa memutuskan menutup seluruh aurat termasuk tidak mau yang namanya salaman sama pria. Pokoknya jalanin hukum Islam banget dech. Tanggal 13 Februari 2008 *yang tidak bisa Tiffa ceritakan alasannya* Tiffa memutuskan kembali membuka aurat Tiffa, sampai detik ini pun keinginan menutup aurat itu masih tetap ada, namun ada alasan yang membuat Tiffa belum siap menutup aurat *setan merayu*. Jadi masih buka tutup kerudung saat ini.
Jadi sudah tahu kodrat wanita khan? menikah, melahirkan dan merawat anak-anak, memasak, mengurus rumah tangga, menjaga penampilan, dan untuk wanita Islam *menutup auratnya* yang boleh terlihat hanya wajah dan telapak tangan. Dan keempat kodrat wanita tersebut, belum ada yang Tiffa lakukan *menurut Tiffa*. 😥
Kesan :
*Maaf sebelumnya*. Blog Susindra tulisannya original, cuma Tiffa kurang suka yang namanya latar belakang warna hitam *terkesan suram dan menyedihkan*, dan Tiffa kebingungan mencari mana yang tulisan terbaru *kalau dilihat dari kotak* lalu mencarinya di arsip, tapi penasaran juga tanggal posting tulisannya sebab tidak ada tanggal postingan *lagi-lagi cara tahunya melalui komentar pertama dari narablog lain.*
Pesan :
  1. Pasang gravatarnya foto mbak di sidebar kanan paling atas donk, biar narablog lain tahu mukanya mbak, paling ga kalau tidak mau dikenal pasang gravatar kartun yang beda dari narablog lain, jadi punya ciri khas sendiri.
  2. Widget bannernya mbak Susindra ikutan kontes jangan ditaruh paling atas. Itu khan blognya mbak, bukannya blog yang ngadain kontes tersebut. Berarti mbak mempromosikan blog lain bukan blog sendiri.
  3. Pasang widget search *agar makin mempermudah narablog yang ingin mencari tulisan*.
  4. Widget Follow by Email juga jangan dipasang agak bawah tapi di atas widget Let Me Know Your Visit atau widget yang paling atas seandainya mbak Susi tidak mau pasang gravatar. Kenapa? Karena narablog belum tentu menurunkan mouse-nya sampai bawah, jadi nanti tidak banyak yang daftar untuk mengikuti tulisan terbaru punya mbak Susi kalau widget follow by email dipasang agak bawah.
Iklan

6 thoughts on “Giveaway Susindra

  1. Semoga sukses ya Tif..
    Saran kamu banyak, semoga bisa dipenuhi satu-satu. hehehe..

    ataau.. kamu nggak sekalian ngelamar jadi asisteen rumah tangganya mbak Susindra? #kabooor

  2. Makasih ya Tiffa. Wah, kita banyak kesamaan, ya? Resah ingin berhijab tapi takut ga sanggup. Meski Tiffa sudah memulai, itu bagus kok. tapi harus ditingkatkan lagi.
    Makasih juga ulasannya serta saran-sarannya. Memang banyak sih pe-ernya. Udah kusiapin template baru, tapi tetep all black malah yang ini lebih macho lagi karena full hitam (warna favo banget).
    Sela;i lagi, terima kasih nya.

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam maka akan saya hapus. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s