Kriteria Istri Idaman

Entah kenapa saya pengen nulis postingan ini, kalau Anda muslim pasti sudah tahu cara memilih istri, Anda boleh memilih istri karena cantiknya, keturunannya, kayanya, tapi yang terakhir pilih agamanya yang bagus.

Ini saya ambil dari pengalaman pribadi selama bergaul :

  • Agama

Biasanya nyari yang seiman, syukur-syukur kalau perempuan itu berjilbab, shalatnya bagus, rajin baca Al-qu’an, intinya ibadahnya bagus alias rajin beribadah, urusan ibadah itu diterima atau ga diterima ya itu tergantung Tuhan, bukan hak manusia, manusia hanya melihat apa yang terlihat secara kasat mata saja.

  • Kaya

Mama saya pernah ngasih tahu ke saya kalau kamu harus kaya karena sekarang banyak laki-laki matre alias mau jadi benalu atau numpang/nebeng hidup terus ke perempuan. Bahkan mama pernah meminta maaf ke saya kalau ketidaksanggupan mama menjadi kaya, tahu sendirilah hidup pas-pasan atau miskin itu sangat tidak enak sekali di zaman saat ini yang serba mode selalu berubah baru dan kita masih menggunakan produk jadul atau malah ga ngerti sama sekali tentang teknologi.

Dari pengalaman pribadi pernah “deket” dengan seorang laki-laki, ia mengaku pengen punya wanita kaya, dulu awalnya saya senang “dekat” dengan dia disebabkan dia mengizinkan kalau sudah menikah boleh bekerja untuk membantu suami. Setelah saya pikir-pikir, membantu? Waduh jangan-jangan uang bekerja saya dipakai untuk kebutuhan hidup nanti saat kami berkeluarga, sedangkan uangnya dia untuk keluarganya dia?! (Kebetulan orang tuanya saat itu tinggal dalam waktu 2 tahun akan pensiun sedangkan adiknya yang kedua masih kuliah, adiknya yang ketiga masih SLTP). Saat saya bilang ga takut dikatakan cowok matre? Dia lalu marah, sayapun langsung ilfeel (hilang perasaan) dan makin lama hubungan berakhir.

Jadi keinget dengan salah satu sahabatnya laki-laki yang saya ceritakan di atas : sahabatnya ini pernah bilang suka ngelihat cewek naik mobil, sedangkan dia sendiri naik motor bebek.

Jadi teringat dengan obrolan dengan teman pria, dari pengakuan mereka sendiri, ada yang kata ibunya jangan terlalu jauh status ekonominya, bahkan ada teman pria yang mengakui sekarang banyak cowok matre.

Perlu diingat dalam Islam laki-lakilah yang memiliki kewajiban mencari nafkah sepenuhnya, istri lebih baik bekerja di rumah, kecuali memang istri menginginkan bekerja, jadi kebutuhan rumah tangga memang seharusnya menjadi tanggung jawab suami sepenuhnya, uang suami itu uang istri, uang istri itu bukan hak suami. Intinya saya ga mau punya suami yang makan sedekah dari saya (penghasilan saya).

Ada satu contoh percakapan dengan Pakde Cholik di sini #sebagai bukti kasus, akan saya tulis ulang kembali :

Saya : ” Bukalah matamu lebar-lebar ketika berpacaran lalu tutuplah matamu rapat-rapat manakala sudah menikah “. Saya suka kalimat ini, jadi boleh khan gonta-ganti pacar mulu😉 ? asal jangan gonta-ganti suami.

Pakde Cholik : Sebaiknya bukan begitu menafsirkannya, tetapi begini.
1. Ketika akan mencari pacar, lakukan dengan cermat dan smart agar mendapatkan pacar sesuai kriteriamu

– agamanya sama
– sehat jasmani dan rokhani agar tak merepotkan ketika di ranjang, di ladang atau di tempat sembahyang.
– mempunyai penghasilan agar bisa beribadah dengan baik (memberi nafkah, membelikan mukena, sarung untuk sholat,dll)
– moralnya baik, dll

2. Saya ingat ucapan seorang pakar ” Wanita yang berkata ” Saya ingin menikah dengan laki-laki yang mau menerima saya apa adanya, maka dia akan mendapatkan laki-laki seadanya “. So siapkan dirimu agar mendapatkan laki-laki terbaik menurut-NYA.

Saya : Oh jadi menyeleksi pasangan sejak awal memutuskan pacaran ya#manggut-manggut, saya pikir klo pacaran tinggal asal comot ntar setelah memutuskan mau nikah baru diseleksi.

Saya juga setuju dengan pakar tersebut, Si burung Zuper Motty pernah bilang kalau mau punya pasangan rupawan dan sholeh, saya juga harus memperbaiki penampilan dan ibadah saya dulu. Ippho right pun pernah bilang klo pengen dpt pasangan nilainya 8, kita harus ningkatin diri dulu jadi 8, Mario Teguh juga bilang laki-laki yang baik dptnya wanita baik2, begitu sebaliknya dan itu sudah tertuang dlm Al Qur’an jadi intinya saya mesti memperbaiki dan memantaskan diri.

Terima kasih nasihatnya, Pakde.

Contoh dari Pakde Cholik : bhwaaaa……misalnya nich..misalnya lho yaaaa
Cahya nyomot cowok ganteng pwol ambune wangi rapika.

Setiap pacaran dia ngajak makan2 di restoran, lalu dia bilang : Dik, bayarin dulu ya, saya gak bawa uang cash, kalau kartu kredit sih ada “. Cahya mbayari sambil bilang ” No problem honey ”

Seminggu kemudian dia menggandeng tanganmu masuk ke mall dia pilih sepatu mahal..Si bagus banget tadi buka dompet lalu bilang : ” Kitty Cahya, tolong share donk dokunya, kartu kredit saya ketinggalan je “. You bilang : ” Untukmu apa sih yang enggak ”

Minggu berikutnya dia apel kerumahmu..sebelum pulang dia bilang sambil siul2 ” Darling, bisa enggak pinjam 50 juta aja untuk DP sedan baru kanvas 6 pintu please ”

Saya yakin, mama akan berteriak dari dalam ” Pakai pintu kandang ayam sajaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa”….
Semaput enggak punya pacar miskin permanen tapi belagu kayak dia itu???

Tt : Hihiihihihi…..ogaaaaaahhh punya pacar gak modal!!

Apa yang Pakde Cholik contohkan itu pernah saya alami, hanya saja kasusnya mirip, walaupun tidak sama persis.

  • Cantik

Cantik itu relatif, tergantung selera masing-masing. Dan ini lumrah cowok pengen punya pasangan cantik karena cowok memiliki kelemahan di mata yaitu kecantikan wanita, dan wanita punya kelemahan di telinga yaitu mendengarkan rayuan/ungkapan manis/bualan para pria.

  • Pintar

Selama ini yang saya lihat ada beberapa laki-laki yang berpendidikan lebih rendah dari perempuannya. Ataupun pendidikannya yang setara dengan laki-laki disebabkan agar perbincangan bisa “nyambung”, kalau wanitanya kurang pintar nanti laki-laki bicara properti, mobil terbaru, wanitanya cuma bisa bengong karena tidak mengerti apa-apa.

  • Kulit Putih dan Tubuh Sexi

Untuk perbaikan keturunan kali ya…seperti yang saya bilang laki-laki lemah pada matanya, dan di Indonesia definisi cantik adalah berkulit putih, tinggi, kurus, berhidung mancung, dan berambut panjang warna hitam legam #ala model di TV gitu dech.

  • Perawan/Jaga Diri/Ga Murahan

Kalau untuk serius dijadikan istri, apa yang saya lihat disekeliling saya masih lumayan banyak laki-laki yang mementingkan kriteria ini, kecuali kalau hanya untuk “having fun” atau pacaran umumnya laki-laki ga peduli.

  • Bisa Masak

Biar bisa irit uang belanja kali ya, jadi istrinya masak, dan suami bisa terpuaskan perutnya. #Mesti rajin belajar masak nich aku.

  • Modis

Bisa menyesuaikan pakaian biar suami ga malu kalau istrinya diajak kondangan atau pertemuan penting lainnya. Ga lucu khan kalau dateng kondangan istrinya cuma pakai kaos dan celana jins, emangnya mau ke mall.

Itu sich kriteria istri idaman menurut pendapat saya berdasarkan hasil pengalaman pribadi saya selama bergaul. Ada yang mau menambahkan??

4 thoughts on “Kriteria Istri Idaman

  1. sedikit tausyiah di rapat POMG kemarin mengenai ini nih, kriteria pemilihan istri, yang aku ingat ada 4. lihat dari 1. kecantikan, 2. keturunannya, 3. kekayaannya 4. Agamanya. berhubung tidak akan ada yang memiliki kriteria dari kesemua itu maka yang pertama yang dipilih adalah agamanya

  2. bener banget itu, sekarang banyak cowok matre. modalnya cuman kata-kata di bibir. kalo kita nggak pandai2 membawa diri, pasti akan terbuai bujuk rayunya.

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam maka akan saya hapus. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s