Totto-chan Gadis Cilik di Jendela

Judul buku ini adalah Totto-chan : Gadis Cilik di Jendela, yang dikarang oleh Tetsuko Kuroyanagi, diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama, menggunakan hardcover dan desain cover yang sangat cantik, bahasa tulisan yang dikemas secara menarik yang menceritakan kisah nyata masa kecil Sang Penulis buku ini.
blink-blink
Totto-chan, nama seorang gadis kecil yang dikeluarkan dari sekolah di usia 7 tahun. Memiliki rasa ingin tahu yang besar dan melakukan tindakan-tindakan yang berbeda dengan teman-teman di sekolah membuat Toto-chan dianggap anak nakal oleh guru sehingga gurunya tidak kuat mengajar Toto-chan. Ibu Toto-chan akhirnya menyekolahkan Toto-chan di sekolah Tomoe Gakuen yang didirikan oleh Sosaku Kobayashi sekaligus menjadi Kepala Sekolah.
blink-blink
Totto-chan senang bisa sekolah di Tomoe, karena saat berbincang berdua dengan Kepala Sekolah, Totto-chan bercerita tentang semua hal selama 4 jam  sampai Toto-chan kehabisan cerita, dan Kepala Sekolah mendengarkan seluruh cerita Totto-chan tanpa rasa kantuk dan bosan.
Totto-chan
Sekolah Tomoe  merupakan sekolah yang unik, ruang kelas dari gerbong kereta yang sudah tidak digunakan lagi, membuat murid-murid betah berada di kelas untuk belajar sambil melihat pemandangan alam. Murid-murid diperbolehkan memilih pelajaran yang diminati terlebih dahulu dan memilih posisi tempat duduk yang disuka. Cara ini bertujuan untuk memudahkan guru mengetahui bidang yang disuka murid-murid, termasuk untuk mengetahui karakter murid.
blink-blink

Kepala Sekolah memiliki aturan sendiri yang unik yaitu murid-murid pergi ke sekolah dengan memakai pakaian yang paling usang. Cara ini bertujuan untuk membuat mereka terlihat sama, sederajat, dan tidak terlihat “lebih” dari murid yang lain.

Kepala Sekolah memberikan motivasi kepada murid yang merasa tidak bisa cerita sampai akhirnya murid tersebut bercerita, tanpa menyebutnya anak bodoh.

Inti dari cerita ini tentang cara mendidik anak-anak yang diperlakukan memang sewajarnya “anak-anak”, memahami dunia dan pemikiran anak-anak, mengembangkan sekaligus mengarahkan kemampuan masing-masing murid sesuai bidang yang disuka karena setiap anak memiliki kepintaran yang berbeda, tanpa marah kepada murid, tidak pernah menganggap muridnya adalah anak nakal tapi anak yang kreatif, diajarkan sikap sopan santun dan tidak boleh membuat orang lain marah, serta membuang sampah pada tempatnya. Belajar tentang arti persahabatan, kepedulian terhadap orang lain, etika, dan tanggung jawab. Belajar dari alam disertai praktek langsung, dan menggunakan musik sebagai penyelaras fisik dan pikiran serta otak kiri dan otak kanan yang harus seimbang.
blink-blink
Pantas saja alumni sekolah Tomoe menjadi orang-orang sukses, tentu sesuai dengan bidangnya masing-masing. Buku ini menjadi buku wajib untuk pendidikan di Negeri Sakura (Jepang). Buku ini saya referensikan untuk dimiliki dan dibaca para pendidik anak-anak, orang tua, dan keluarga agar bisa memahami dunia anak kecil.
blink-blink
Sulit bagiku untuk mengukur betapa aku sangat tertolong oleh caranya mengatakan padaku, berulang-ulang,  “Kau anak yang benar-benar baik, kau tahu itu kan?” Seandainya aku tidak bersekolah di Tomoe dan tidak pernah bertemu Mr Kobayashi, mungkin aku akan dicap “anak nakal”, tumbuh tanpa rasa percaya diri, menderita kelainan jiwa dan bingung.
Tetsuko Kuroyanagi (Pernyataan Sang Penulis Buku Toto-chan)

Anak kecil laksana kertas putih polos yang bisa Anda tulis atau gambar apa saja. Akumulasi input yang Anda berikan ke anak (entah Anda sebagai orang tua, paman, bibi, kerabat, guru atau yang lainnya) akan jadi harga mati output anak saat dewasa kelak. Betul sekali tulisan di kampung-kampung: ‘Hati-hati banyak anak kecil’. Maksudnya hati-hati dalam bersikap dan bertutur kata karena anak kecil adalah peniru yang paling ulung.

14 thoughts on “Totto-chan Gadis Cilik di Jendela

    • iya, detik2 terakhir di tengah waktu yg padat. #sok sibuk😉
      Ayo semangat mbak Lidya ikut kontes2 lg, biar makin banyak saingan, makin seru🙂

    • Waduh di perpus kampus disediain buku ini, keren bgt kampusnya. Sy pinjem dr kakak.
      Iya, tentang Toto-chan saat dewasa, klo ga salah inget jd relawan korban perang.

  1. Haii… salam kenal…menarik sekali artikel anda dan blognya juga keren
    saya pencipta lagu anak dan penulis artikel yang berhubungan dengan dunia anak-anak.
    Saya juga punya blog yang berisi lagu2 ana ciptaan saya, dan banyak artikel tentang
    parenting tips, pendidikan kreatif, dongeng pendidikan, dan masih banyak lagi.

    Kak Zepe

    oh iya..bila berkenan, mari bertukar link..

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam maka akan saya hapus. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s