Kentut…

Apa yang kalian bayangkan saat mendengar kata kentut???

1. Tiffa, jorok banget sich, kayak gitu kok dibahas di blog… 😦

2. Bau…

3. atau ada yang lain???

Kalian tahu kentut itu berasal dari gas yang ada di dalam usus kita. Gas dalam usus itu asalnya dari udara yang tidak kita sengaja “menelannya” yang mengandung nitrogen yang awalnya itu karena oksigen terabsorbsi dan gas yang berasal dari bakteri yang ada di perut kita menghasilkan karbondioksida, metana dan hidrogen. Makan terburu-buru, makan tanpa dikunyah, minum soft drink, naik pesawat udara (karena tekanan udara lebih rendah, sehingga gas di dalam usus mengalami ekspansi, sehingga muncul sebagai kentut).

Bau kentut karena mengandung hidrogen sulfida dan merkaptan, yang mengandung sulfur (belerang). Semakin banyak sulfur dalam makanan anda, semakin banyak sulfur dan merkaptan diproduksi oleh bakteri yang ada didalam perut kita dan semakin bau kentut kita.

Telur dan daging menghasilkan bau kentut yang menyengat. Namun kacang-kacangan tidak berpengaruh pada bau kentut tapi pada volume kentut baik suara maupun seringnya kentut.

Kentut berbunyi disebabkan karena adanya vibrasi lubang anus pada saat kentut diproduksi, kerasnya bunyi tergantung kecepatan gas.

Pernah ga kalian kentut dengan mengeluarkan bau yang sangat menyengat??? Pasti pernah… Gimana rasanya??? HangatΒ  khan??? dan biasanya tidak mengeluarkan bunyi kentut yang keras. Salah satu sumber kentut adalah bakteri. Fermentasi bakteri dan proses pencernaan memproduksi panas, dan hasilnya adalah gas yang mengeluarkan bau tidak enak. Ukuran gelembung gas lebih kecil, hangat, dengan produk metabolisme bakteri yang berbau tidak enak. Ini kemudian menjadi kentut, walau kecil volumenya tapi SBD (Silent but Deadly). haha πŸ˜€

Waktu yang diperlukan kentut sampai tercium baunya ke hidung tergantung kondisi udara seperti kelembaban, suhu, kecepatan, arah angin, berat molekul gas kentut, jarak antara transmitter dengan receiver.

Setiap orang pasti pernah kentut saat masih hidup. Sesaat setelah meninggal saja orang masih bisa kentut. Ada orang yang ga bisa kentut itu rasanya sakiiiit banget dan bahkan rela mengeluarkan beaya banyak hanya untuk kentut. Ini serius loh… Ada beberapa kejadian seperti itu…

Tidak ada hubungannya laki-laki dan perempuan dalam hal sering kentut, dimungkinkan karena perempuan menahan kentutnya *karena tidak berada dalam situasi bisa mengeluarkan kentut* dan saat sudah bisa mengeluarkan kentut langsung bertubi-tubi jumlah kentut yang dikeluarkan dan biasanya berbunyi dengan keras.

Kacang-kacangan mengandung zat gula yang tidak bisa dicerna tubuh. Zat gula tersebut (raffinose, stachiose, verbascose) jika mencapai usus, bakteri di usus langsung berpesta pora dan menghasilkan gas. Jagung, kubis, susu juga penyebab banyak kentut (bukan baunya) sama seperti kacang.

Sendawa berbeda dengan kentut. Sendawa muncul dari perut, komposisi kimianya lain dengan kentut. Sendawa mengandung udara lebih banyak, kentut mengandung gas yang diproduksi oleh bakteri lebih banyak.

Tiffa dapet info ini dari berbagai sumber, salah satunya dari mama Tiffa

 

Iklan

18 thoughts on “Kentut…

  1. Kentut jangan ditahan, bisa bikin sakit kepala. Saya pernah mengalaminya. πŸ˜€
    Saya kalo kentut pasti jujur. Saya pasti ngomong saat mau kentut, atau sesudah kentut. Jadi anak polos aja… πŸ˜€

    Saya pun tahu diri, kalo semisal sebelum kentut itu saya belum BAB, pasti bakal bau kentut saya. Saya bakal memisahkan diri dari kelompok. Kalo sebelumnya udah BAB, saya gak sampe menjauh, karena pasto ga bau. πŸ˜€

  2. stuju banget Tif, kentut atau apapun itu kadang jadi anak tiri tapi justru dinanti-nanti. kalo nggak bisa kentut bingung, tapi begitu kentut..semua mata menoleh padamu. hahaha

  3. yalah kentut juga salah satu nikmat dari yme.sbb saya juga pernah rasain gak bsa kentutz kaya apa,sakit bgt perut muek penuh tapi gak bisa sendawa dan kentutz sangat menyiksa bgt,syukur dech sekarang bsa kentutz

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam maka akan saya hapus. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s